Astronnews.com , JAKARTA – Pasangan YouTuber Gerry Girianza dan Bella Kuku kembali mengeksplorasi kuliner unik. Kali ini, keduanya mencoba cabe super pedas asal Meksiko yang dikenal dengan nama habanero, kemudian mencampurkannya ke dalam mie instan hingga kari.
Pengalaman tersebut dilakukan saat Gerry dan Bella berada di Amerika Serikat. Mereka menemukan cabe tersebut di Downtown Berkeley Farmers Market, California.
Pasar musiman yang digelar setiap Sabtu itu dikelola oleh Ecology Center. Para pedagang menawarkan berbagai produk pertanian organik dari petani lokal California. Pasar tersebut juga menerapkan kebijakan bebas kantong plastik sekali pakai.
Dalam unggahan YouTube Gerry Girianza yang dilihat pada 23 Oktober, Bella terlihat berbincang dengan salah seorang penjual cabe.
“Kami coba cabe setan (ghost pepper). Ngomong-ngomong, kami sangat menyukai pedas kayak peri-peri chicken,” ujar Bella kepada penjual.
Penjual tersebut kemudian mengaku berasal dari Meksiko, tetapi justru tidak menyukai makanan pedas.
Bella juga menanyakan cara mengolah habanero. Menurut penjual, cabe tersebut biasanya dijadikan acar dengan campuran bawang.
Bella pun menceritakan kebiasaan masyarakat Indonesia yang kerap menjadikan cabe sebagai pelengkap makanan.
“Kami dari Indonesia dan suka makan, seperti mie yang dikasih potongan cabe dan dijadikan topping. Kita juga kasih jeruk nipis dan seledri,” kata Bella.
Habanero tersebut dijual seharga 5 dolar AS atau sekitar Rp90.830 untuk satu keranjang. Bella kemudian membeli setengah keranjang untuk dicoba bersama Gerry.
Dicampur Indomie hingga Kari
Setibanya di tempat tinggal mereka, Bella langsung bereksperimen dengan habanero tersebut.
Ia memasak dua varian Indomie, yakni sambal rica-rica dan cabe ijo. Kedua mie instan itu kemudian dicampur dan diberi tambahan cabe superpedas.
Saat mencicipi suapan pertama, Bella langsung merasakan sensasi pedas yang kuat.
“Pedas banget! Kayak rasa Carolina Reaper tapi dimasak. Ditambah mienya juga pedas banget,” ungkap Bella.
Tidak puas hanya mencicipi cabe yang sudah dimasak, Bella kemudian menggigit habanero dalam kondisi mentah.
“Surprisingly lebih pedas dimasak,” katanya.
Bella menduga proses memasak membuat sensasi pedas cabe semakin terasa.
“Kalau nggak dimasak kayak ada zat yang nggak aktif. Nggak ada rasa ironnya,” tambahnya.
Eksperimen berlanjut dengan sajian kari yang juga diberi tambahan cabe tersebut. Gerry dan Bella menikmati kari bersama-sama, lengkap dengan potongan habanero.
Namun, Bella terlihat semakin kepedasan hingga mengaku lidahnya terasa sakit. Ia bahkan beberapa kali meminum susu untuk meredakan sensasi pedas.
Habanero, Cabe dengan Sensasi Pedas Tinggi
Habanero merupakan jenis cabe yang berasal dari Semenanjung Yucatan, Meksiko, Amerika Utara. Cabe ini dikenal memiliki tingkat kepedasan tinggi, berkisar antara 100.000 hingga 350.000 Scoville Heat Unit (SHU).
Sensasi pedasnya yang kuat membuat habanero kerap digunakan sebagai bahan saus, acar, maupun pelengkap berbagai hidangan.
Eksperimen Gerry Girianza dan Bella Kuku tersebut menjadi pengalaman kuliner yang mempertemukan cita rasa pedas khas Indonesia dengan salah satu jenis cabe terkenal dari Meksiko.
Meski keduanya mengaku menyukai makanan pedas, habanero yang dicampurkan ke dalam mie instan dan kari tetap memberikan tantangan tersendiri bagi Bella.
Sumber: detikcom







Leave a Reply