Astronnews.com, JAKARTA – Pameran Periklindo Electric Vehicle Show (PEVS) 2026 menghadirkan fasilitas test drive dan test ride bagi pengunjung yang ingin merasakan langsung pengalaman berkendara menggunakan kendaraan listrik.
Fasilitas ini menjadi salah satu daya tarik pameran, sekaligus memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk mengenal teknologi, karakteristik, serta kenyamanan kendaraan listrik sebelum memutuskan untuk membelinya.
Direktur Dyandra Promosindo, Rumpoko Hadi, mengatakan pengalaman mencoba kendaraan secara langsung merupakan bagian penting dari penyelenggaraan pameran kendaraan listrik.
Menurutnya, pengunjung tidak hanya dapat melihat berbagai model kendaraan yang dipamerkan, tetapi juga menjajal kendaraan yang diminati melalui area test drive dan test ride yang telah disediakan.
“Jadi yang pertama tentunya kalau bicara program, pasti ketika sebuah pameran menampilkan ada sisi experience-nya. Jadi ada test drive, test ride, itu menjadi bagian penting,” ujar Rumpoko di sela-sela PEVS 2026 di Jakarta, Jumat (30/10/2026).
Kesempatan tersebut dimanfaatkan pengunjung untuk mengenal lebih dekat kendaraan listrik, sekaligus membandingkan sejumlah pilihan sebelum menentukan kendaraan yang sesuai dengan kebutuhan.
Salah seorang pengunjung, Edward, mengaku mulai mempertimbangkan untuk beralih dari sepeda motor konvensional ke motor listrik. Menurutnya, penggunaan motor konvensional saat ini membutuhkan biaya yang cukup besar.
Ia tertarik mencoba beberapa model motor listrik yang tersedia di PEVS 2026. Salah satu yang menarik perhatiannya adalah motor listrik Polytron karena memiliki karakter dan bentuk yang dinilai mirip dengan motor yang digunakannya saat ini.
“Kebetulan tadi lagi lihat-lihat test ride untuk motor listrik. Kebetulan saya pakai motor yang masih konvensional, kepikiran untuk beralih ke EV karena lumayan boncos. Lihat beberapa opsi, mungkin yang paling mirip sama motor saya yang sekarang sih Polytron,” ungkap Edward.
Selain mencoba kendaraan, Edward juga mendapatkan penjelasan dari tenaga penjual mengenai spesifikasi dan karakteristik masing-masing motor listrik.
Ia menilai informasi yang diberikan cukup jelas dan terperinci, sehingga membantu pengunjung memahami perbedaan produk sebelum menentukan pilihan.
“Sangat membantu, dia kasih informasi cukup jelas, bahkan detail-detail dari setiap mesinnya juga dijelasin,” katanya.
Edward mengaku menikmati kunjungannya ke PEVS 2026. Selain dapat mencoba berbagai kendaraan listrik, ia juga berkesempatan bertemu dengan banyak orang dan mendapatkan pengalaman baru selama berada di pameran.
“So far saya enjoy datang sini, dapat banyak ketemu orang juga, baru dapat klien juga, terus bisa coba-coba motor listrik kayak gini. Cukup tertarik sih,” tuturnya.
Pengalaman serupa dirasakan Ryan, pengunjung yang menjajal scooter Nero dan Honda CUV e di area test ride PEVS 2026.
Ia memanfaatkan kesempatan tersebut untuk membandingkan performa dan kenyamanan kedua kendaraan, terutama dari respons tarikan saat akselerasi serta pengalaman berkendara.
Menurut Ryan, scooter Nero terasa lebih bertenaga ketika gas ditarik secara spontan. Sementara Honda CUV e dinilainya lebih unggul dari sisi kenyamanan.
“Jadi dia pas waktu di gas, kalau misalnya gasnya tiba-tiba, itu dia lebih kencengnya di Nero. Cuma kalau untuk kenyamanan, udah pasti Honda,” ujar Ryan.
Ryan juga mengapresiasi pelayanan tenaga penjual yang memberikan penjelasan kepada pengunjung mengenai spesifikasi maupun tipe kendaraan listrik yang dipamerkan.
Menurutnya, kesempatan bertanya langsung dan mencoba kendaraan menjadi pengalaman yang membantu masyarakat mengenal lebih jauh pilihan kendaraan listrik.
Melalui fasilitas test drive dan test ride, PEVS 2026 tidak hanya menjadi ajang pameran produk dan teknologi kendaraan listrik, tetapi juga ruang bagi masyarakat untuk merasakan langsung pengalaman berkendara sebelum menentukan pilihan untuk beralih ke kendaraan ramah lingkungan.(*)
Sumber : detikcom







Leave a Reply