Astronnews.com RIAU – Bakal calon Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Riau, Edi Basri, menyatakan kesiapannya untuk bertarung dalam Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) KONI Riau guna memperebutkan kursi kepemimpinan organisasi olahraga tersebut untuk masa bakti 2026–2030.
Edi mengungkapkan, keputusannya maju dalam bursa calon ketua umum tidak terlepas dari dorongan dan dukungan sejumlah pengurus KONI kabupaten/kota serta cabang olahraga (cabor) di Provinsi Riau.
Bahkan, ia mengaku telah mengantongi dukungan dari enam KONI kabupaten/kota dan 40 cabang olahraga. Dukungan tersebut, menurutnya, menjadi amanah sekaligus motivasi untuk membawa perubahan dalam tata kelola organisasi olahraga di Bumi Lancang Kuning.
Edi mengatakan, perubahan yang diharapkan para pendukungnya mencakup pemerataan pembinaan olahraga, transparansi pengelolaan anggaran, serta perhatian yang adil terhadap seluruh cabang olahraga, baik yang telah memiliki prestasi besar maupun yang masih dalam tahap berkembang.
“KONI Riau harus menjadi rumah besar bagi semua cabor. Tidak boleh ada anak tiri, tidak boleh ada anak kandung. Semua harus dilayani dengan adil,” tegas Edi.
Jika dipercaya memimpin KONI Riau, ia berkomitmen membangun organisasi yang sehat, profesional, transparan, serta memiliki kedekatan dengan atlet dan pelatih.
Menurutnya, keberhasilan sebuah organisasi olahraga tidak cukup hanya dilihat dari struktur kepengurusan, tetapi harus dibuktikan melalui kinerja pengurus dan realisasi program yang berdampak terhadap peningkatan prestasi.
“KONI yang sehat itu KONI yang pemimpinnya sehat, pengurusnya aktif, dan programnya jalan. Bukan hanya ada nama, tetapi tidak ada kerja,” ucapnya.
Dalam rencana programnya, Edi juga menempatkan pembinaan atlet usia dini sebagai salah satu prioritas. Selain itu, peningkatan kesejahteraan pelatih dan atlet serta perjuangan anggaran olahraga yang berorientasi pada prestasi menjadi perhatian penting.
Ia berharap, ke depan pembinaan olahraga di Riau dapat berjalan lebih terarah dan berkelanjutan sehingga mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi yang dapat mengharumkan nama daerah di tingkat nasional maupun internasional.
Ajak Insan Olahraga Jaga Persatuan
Menjelang pelaksanaan Musorprov KONI Riau, Edi mengajak seluruh insan olahraga untuk menjaga proses pemilihan agar berlangsung secara demokratis, jujur, dan bermartabat.
Ia mengingatkan bahwa perbedaan dukungan maupun pilihan dalam kontestasi organisasi tidak seharusnya menjadi alasan untuk memutus hubungan persaudaraan di antara sesama pengurus olahraga.
“Kita boleh berbeda pilihan, tetapi jangan sampai bermusuhan. Setelah Musorprov selesai, kita semua harus kembali bersatu untuk Riau,” katanya.
Kepada para atlet, Edi juga berpesan agar tetap fokus menjalani latihan dan tidak terpengaruh oleh dinamika politik olahraga yang tengah berlangsung.
Menurutnya, prestasi hanya bisa diraih melalui kerja keras, kedisiplinan, semangat pantang menyerah, serta doa.
“Saya berpesan kepada atlet-atlet Riau, jangan menyerah. Kalian adalah kebanggaan Riau. Tugas kami sebagai pengurus adalah memastikan kalian bisa berlatih dengan tenang, bertanding dengan bangga, dan pulang membawa medali,” tuturnya.
Di akhir pernyataannya, Edi mengaku terharu atas kepercayaan dan dukungan yang diberikan rekan-rekannya dari KONI daerah maupun cabang olahraga.
Ia menegaskan, pencalonannya bukan semata-mata didorong ambisi pribadi, melainkan sebagai bentuk tanggung jawab atas aspirasi insan olahraga yang menginginkan kemajuan dan perubahan di tubuh KONI Riau.
“Saya maju bukan karena ambisi pribadi. Saya maju karena diminta dan didukung oleh kawan-kawan daerah dan cabor. Dukungan ini adalah amanah yang harus saya jaga,” tutup Edi Basri.(*)
Sumber: mediumpos.com

