Astronnews.com/Riau — Di tengah cuaca panas terik musim kemarau, minuman manis dan dingin berkafein kerap menjadi pilihan utama untuk menyegarkan tubuh. Namun, dokter spesialis gizi dr. Putri Sakti mengingatkan masyarakat untuk membatasi konsumsi kedua jenis minuman tersebut karena justru dapat memperparah risiko dehidrasi.
“Minuman berkafein maupun manis tidak bisa menggantikan kebutuhan air putih dan justru berisiko memperparah dehidrasi saat cuaca panas,” kata Putri di Jakarta, Rabu (16/9).
Berikut alasan medis mengapa kedua jenis minuman ini perlu dibatasi saat suhu tinggi:
-
Efek Diuretik Kafein: Kandungan kafein pada kopi maupun teh pekat memiliki sifat diuretik ringan yang merangsang ginjal mengeluarkan cairan tubuh lebih cepat melalui urine.
-
Tingginya Kadar Gula: Minuman manis dengan kadar gula tinggi menarik cairan keluar dari sel-sel tubuh menuju saluran pencernaan. Akibatnya, tubuh membutuhkan lebih banyak air untuk memproses gula tersebut sehingga rasa haus datang lebih cepat.
-
Beban Ganda Minuman Berenergi: Minuman berenergi yang memadukan kadar gula dan kafein tinggi dapat memberi beban ganda pada kinerja jantung dan ginjal di tengah suhu lingkungan yang panas.
Tips Mencegah Dehidrasi Saat Musim Kemarau
Guna menjaga Keseimbangan cairan tubuh akibat suhu udara yang memicu penguapan cairan lebih cepat (insensible water loss), dr. Putri membagikan beberapa langkah pencegahan:
-
Minum Sebelum Haus: Terapkan kebiasaan mengonsumsi air sebelum rasa dahaga muncul, terutama saat beraktivitas di bawah terik matahari.
-
Penuhi Target Cairan Harian: Siapkan tumbler dengan target konsumsi air putih minimal 2 hingga 2,5 liter per hari, dan tambahkan porsinya jika melakukan aktivitas fisik berat.
-
Konsumsi Buah dan Sayur Kaya Air: Penuhi asupan mineral alami melalui buah dan sayur tinggi air seperti semangka, melon, jeruk, timun, hingga sup berkuah bening.
-
Gunakan Pakaian dan Pelindung yang Sesuai: Pakai pakaian berbahan katun ringan, longgar, dan berwarna terang. Lengkapi juga dengan topi, payung, serta sunscreen agar suhu tubuh tidak cepat melonjak akibat paparan sinar matahari langsung.(ya/an)

