Site icon

Alasan di Balik Rencana Eropa Larang Anak Main Sosmed dan AI

Astronnews.com/Brussels — Uni Eropa (UE) menyiapkan langkah tegas untuk melarang anak-anak di bawah usia 15 tahun mengakses media sosial, platform berbagi video, chatbot AI, hingga game online. Rencana ini didorong oleh meningkatnya kekhawatiran global terhadap bahaya dunia digital, penyalahgunaan, dan eksploitasi anak di berbagai platform populer seperti Facebook, Instagram, TikTok, YouTube, hingga ChatGPT.

Rencana pembatasan tersebut tertuang dalam draf EU Kids Act, sebuah regulasi perlindungan anak digital yang dijadwalkan dipresentasikan oleh Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen bersama Kepala Teknologi UE Henna Virkkunen.

Melalui draf tersebut, Uni Eropa menegaskan beberapa alasan utama serta mekanisme perlindungan yang akan diberlakukan:

Meskipun mayoritas perusahaan teknologi berargumen telah menetapkan batas usia minimum 13 tahun, UE menilai langkah independen dari industri belum cukup. Draf aturan ini akan dibahas lebih lanjut bersama negara-negara anggota UE dan Parlemen Eropa sebelum disahkan menjadi undang-undang resmi.

(ya/an)

Exit mobile version